Rabu, 30 Mei 2012

Sosialisasi dan Workshop Pendidikan Etika Berlalu Lintas Terintegrasi dalam Kurikulum

Hasil studi mengungkap bahwa 42% dari 1.260 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada umumnya diawali dengan pelanggaran lalu lintas oleh pengemudinya, sisanya sebanyak 58% disebabkan oleh kondisi kendaraan, jalan dan alam. Kecelakaan lalu lintas walaupun tidak dominan, pengemudi tetap memberi kontribusi bagi timbulnya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor bukan manusia, terlebih sebagian besar pelanggaran dan korban kecelakaan lalu lintas berasal dari anak-anak usia sekolah.

Disiplin berlalu lintas merupakan salah satu pencerminan dari disiplin nasional yang menunjukkan harga diri atau martabat sebuah bangsa. Maka dari itu Kepolisian Negera Republik Indonesia (POLRI) mengedepakan aspek pendidikan kepada masyarakat berkaitan dengan disiplin berlalu lintas.

Berdasarkan hal tersebut, Kepolisian Negera Republik Indonesia (POLRI) dalam hal ini adalah POLDA Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, AHM (Astra Honda Motor) dan PT. Trio Motor mengadakan “Sosialisasi dan Workshop Pendidikan Etika Berlalu Lintas Terintegrasi dalam Kurikulum Tingkat SMP dan SMA”, dan yang menjadi provinsi ke-11 penyelenggaraan kegiatan ini bertempat di Kalimantan Selatan.

Kegiatan “Sosialisasi dan Workshop Pendidikan Etika Berlalu Lintas Terintegrasi dalam Kurikulum Tingkat SMP dan SMA seProvinsi Kalimantan Selatan” ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari sejak tanggal 28 - 29 Mei 2012 bertempat di Hotel A Jl. Lambung Mangkurat (ex. Hotel Arum) Banjarmasin, diikuti oleh 125 orang yang berasal dari 13 Kota/Kabupaten seKalimantan Selatan, terdiri atas Kasat. Lantas, Kasi. Kurikulum Disdik, Pengawas Sekolah, dan perwakilan guru tingkat SMP dan SMA.

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Menganalisis substansi dan hubungannya dengan pendidikan lalu lintas dengan standar isi, standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran.

  2. Mengitegrasikan aspek dan indikator pendidikan lalu lintas serta nilai acuan pendidikan lalu lintas ke dalam standar isi mata pelajaran.

  3. Menyusun model integrasi pendidikan lalu lintas dalam silabus mata pelajaran.
  4. Menyusun model integrasi pendidikan lalu lintas dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mata pelajaran.

Sehingga dapat memberikan manfaat, antara lain:

  1. Membangun kehidupan sekolah sebagai lingkungan sadar berlalu lintas dengan mengembangkan kebiasaan (habits) disiplin lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Membina warga sekolah agar memiliki kompetensi kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), sikap dan watak kewarganegaraan (civic dispositions), dan keterampilan kewarganegaraan (civic skill).

  3. Meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di sekolah melalui pendidikan lalu lintas yang diintegrasikan secara sistematis dan sistemik dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.


Untuk mengintegrasikan Pendidikan etika berlalu lintas pada kurikulum mata pelajaran, sebelumnya pendidik terlebih dahulu melakukan pemetaan SK-KD yang terdapat dalam standar isi (Permen. 22 Th. 2006) dengan SK-KD Etika berlalu lintas. Berdasarkan pemertaan tersebut, pendidik dapat menyusun silabus terintegrasi pendidikan etika berlalu lintas yang kemudian dijabarkan dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Contoh pemetaan SK-KD (Permen. 22 Th. 2006) dan SK-KD Etika berlalu lintas, Silabus, dan RPP dapat didownload di bawah ini:

SK-KD PENDIDIKAN ETIKA BERLALU LINTAS
PEMETAAN SK-KD TERINTEGRASI PENDIDIKAN ETIKA BERLALU LINTAS
SILABUS
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

FOTO-FOTO :

Kasat. Lantas Polres 13 Kota/Kabupaten Provinsi Kalimantan Selatan


Perwakilan Pendidik Tingkat SMP 13 Kota/Kabupaten Provinsi Kalimantan Selatan


Suasana Makan Siang Bersama


Suasana Makan Siang Bersama


Penyampaian Materi Sosialisasi UU No. 22 Tahun 2009 oleh Ibu Dewi Syahyanti, SH.


Peserta Sosialisasi dan Workshop (Pendidik SMP-SMA, Pengawas, dan Kasi. Kurikulum Dikbud Provinsi Kalimantan Selatan


Peserta Sosialisasi dan Workshop Perwakilan dari SMP dan SMA Kabupaten Tabalong


Presentasi Kelompok Kerja Kasat. Lantas


(Dari Kanan) Bapak Kristanto - GM Corp Comm PT. AHM dan Ketiga Nara Sumber


Penyerahan Cinderamata oleh Bapak Kristanto (GM Corp Comm PT. AHM) kepada Nara Sumber


Penyerahan Bingkisan kepada Perwakilan Kelompok Kerja "Presentasi Terbaik" (Dari Kanan: Bapak Kristanto, Bunda, Perwakilan Penjaskes - Juara 3, Perwakilan IPA - Juara 2, Perwakilan PKn SMP - Juara 1, Direksi PT. AHM)


Penyerahan Sertifikat kepada Perwakilan Peserta SMP, SMA, dan Kasat. Lantas (Dari Kanan: Wadir. Lantas. Polda Kalsel, Bapak Kristanto, Perwakilan SMP/Tabalong, Perwakilan SMA/Banjarmasin, Perwakilan Kasatlantas, dan Kabid. Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar